bisnis plan

1/08/2013



RINGKASAN EKSEKUTIF
Rencana usaha ini akan kami jalankan sesuai dengan komitmen kami untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri, mampu bersaing di dunia global dan mampu diterima oleh masyarakat luas. Semangat itu juga kami dapatkan di bangku perkuliahan dimana STIE Nobel Indonesia Makassar sangat antusias dalam menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan bagi para mahasiswanya.
Usaha ini bergerak dalam bidang makanan dan minuman layaknya sebuah restoran yang ditunjang oleh fasilitas pendukung yang lengkap, berlokasi di Jln. Perintis Kemerdekaan 7 Makassar.
Target pasar yang kami ingin raih adalah dari masyarakat umum disekitar lokasi serta keluarga dan teman – teman kampus.
Mengapa kami mengambil tema dibidang makanan lebih khusus lagi makanan khas Makassar karena pangsa pasar yang begitu kuat, dan jika di kelola dengan manajemen yang baik akan menghasilkan usaha yang profit oriented.
Adapun aneka makanan yang kami maksud adalah :
1.   Coto Makassar
2.   Pallu basa
3.   Kondro
4.   Sop kikil
5.   Ketupat
6.   Nasi putih

Formulasi Strategi / marketing plan
Tujuan dari usaha ini adalah bagaimana mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada, sehingga mampu memberikan sesuatu nilai tambah dari usaha ini. Dengan berbagai kondisi di atas maka kami akan mengambil tindakan antisipasi berupa membuat manajemen yang baik, karena sistem manajemen yang  bekerja akan mampu meminimalisir segala kekurangan yang akan kita dapatkan.
Tujuan yang lain adalah menjadikan usaha ini berkembang hingga sebuah restauran yang modern dan memiliki cabang di beberapa tempat. Dengan kerja keras bukan hal yang mustahil tujuan itu kami bisa dapatkan 5-10 tahun yang akan datang.
Oleh karena itu untuk mewujudkan impian tersebut, kami melakukan perencanaan strategis yang akan kami gambarkan dengan ringkas sebagai berikut :

a.   Dari segi pemasaran kami menggunakan sistem Marketing Mix yaitu : product (produk), price (harga), promotion (promosi) dan place (tempat).
Dari segi produk sangat tergantung pada kualitas, kebersihan, cita rasa serta penyajiannya. Jika itu terpenuhi maka akan menjadi kekuatan untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya.
Harga juga sangat menentukan banyak tidaknya pelanggan, oleh karena itu kami akan memberikan harga serendah mungkin sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Promosi berkaitan dengan bagaimana upaya kami agar usaha ini banyak diketahui oleh orang lain, maka kami akan melakukannya dengan cara selebaran, pamflet, kuisioner, bahkan melalui media on-line seperti face-book dan lain sebagainya. Promosi lewat mulut ke telinga juga terkadang sangat efektif dalam mendapatkan pelanggan.
Tempat adalah hal yang tidak bisa kita sepelekan, oleh karena itu kami akan mengambil lokasi di kawasan perkuliahan yang kami jamin memberikan kenyaman, kesejukan dan suasana yang berbeda dari yang lain.
b.   Produksi buat kami adalah kunci dari sebuah usaha, disini kami akan menawarkan sesuatu yang berbeda, mulai dari produk, penyajian, kebersihan dan kecepatan pelayanan.



Analisis Pasar
Dalam usaha ini kondisi pasar di sekitar lokasi sangat potensial, karena lokasi yang sangat strategis berada di seputaran kampus dan kawasan padat penduduk membuat kami yakin akan usaha kuliner tersebut.
Kami akan berusaha memberikan harga yang serendah mungkin sehingga dapat dijangkau oleh konsumen khususnya dari kalangan mahasiswa itu sendiri. Mulai dari harga Rp. 7.000 – Rp 10.000 tergantung dari jenis makanan. Ditambah dengan cita rasa yang tinggi, pelayanan prima dan tenaga professional yang membuat nilai tambah dari usaha ini.
Selanjutnya kami akan menggambarkan analisa pasar dari usaha kami berdasarkan pendekatan analisa SWOT, yaitu :
1.   Strenght atau kekuatan dari produk yaitu terletak pada cita rasa yang tinggi, harga yang bersaing, kehegienisan dari produk, dan diolah oleh tenaga yang sangat professional. Selain itu di sekitar lokasi usaha, belum ada yang menjual produk seperti itu, sehingga mampu memberikan profit yang menjanjikan.
2.   Weakness atau kelemahan dari usaha ini dari segi ketersediaan bahan baku yang terkadang sedikit menghambat dari proses produksi. Oleh karena itu, kami akan mengupayakan untuk membeli stock bahan baku secukupnya sehingga tidak mengalami kerugian yang besar.
3.   Oppourtunity atau peluang dari usaha ini adalah kemampun kami dalam mengolah dan memproduksi produk, cita rasa yang tinggi,  dan lain sebagainya sehingga kami merasa sangat rugi kalau tidak mengambil dan memanfaatkan peluang usaha ini.
4.   Threat atau ancaman dari usaha ini adalah terkadang kita terlanjur mempersiapkan bahan baku untuk produksi yang banyak tetapi pada hari itu target penjualan tidak tercapai.
Oleh karena itu manajemen yang baik akan menjawab semua ancaman dan kekurangan ini, sebaliknya dengan segala keunggulan dan kekuatan dari usaha ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen.














Financial plan
Pembiayaan akan kami gambarkan sebagai berikut :
1.      Jumlah investasi awal yang dibutuhkan
a.   Penyewaan out-let/tahun         : Rp   4.000.000,00
b.   Biaya operasional/peralatan     : Rp   5.000.000,00
                                         Sub total A          : Rp   9.000.000,00
2.      Pengeluaran rutin per bulan
a.   Gaji tenaga terampil
Karyawan                                      :  Rp     700.000,00
b.   Operasional harian
    Rp 300.000,- X 30 hari              : Rp   9.000.000,00
c.   Biaya lain-lain (promosi)            : Rp      100.000,00
                   Sub Total B           : Rp   9.800.000,00
Jadi modal awal yang dibutuhkan adalah :
                   Total investasi awal yang dibutuhkan         : Rp  9.000.000,00
.                              Total pengeluaran rutin per bulan              : Rp  9.800.000,00 +
 Total Anggaran yang dibutuhkan                  :  Rp 18.800.000,00



 Latar Belakang Organisasi/ management operasional plan
Susunan manajemen dari rencana usaha ini adalah :
Dalam usaha ini resiko yang mungkin dapat terjadi hal-hal yang berkaitan dengan analisa SWOT yang telah kami gambarkan. Dari segi ketersediaan produk (bahan baku), target penjualan yang tidak tercapai sehingga menimbulkan kerugian, biaya produksi yang tiba-tiba membengkak, serta tidak menutup kemungkinan kerusakan pada peralatan operasional.
Untuk itu kami akan mengupayakan untuk sedetail mungkin dalam menanggapi masalah tersebut dengan lebih seksama lagi dalam membeli bahan baku/dasar agar tidak melebihi kapasitas produksi, menghitung total biaya produksi dan pendapatan agar kita dapat mengetahui untung ruginya, dan merawat sebaik mungkin peralatan yang ada.
Jadwal kerja dari usaha ini adalah mulai dari jam 08.00 pagi sampai 24.00  malam, bahkan bisa lebih dari waktu itu jika ada acara atau event-event tertentu seperti moment piala dunia. Usaha ini terbuka untuk umum setiap harinya.


0 komentar:

Posting Komentar

 
Ernawati syamsuddin © 2012 | Designed by Bubble Shooter, in collaboration with Reseller Hosting , Forum Jual Beli and Business Solutions