RINGKASAN EKSEKUTIF
Rencana
usaha ini akan kami jalankan sesuai dengan komitmen kami untuk menjadi
wirausaha muda yang mandiri, mampu bersaing di dunia global dan mampu diterima
oleh masyarakat luas. Semangat itu juga kami dapatkan di bangku perkuliahan
dimana STIE Nobel Indonesia Makassar sangat antusias dalam menumbuh kembangkan
semangat kewirausahaan bagi para mahasiswanya.
Usaha
ini bergerak dalam bidang makanan dan minuman layaknya sebuah restoran yang
ditunjang oleh fasilitas pendukung yang lengkap, berlokasi di Jln. Perintis
Kemerdekaan 7 Makassar.
Target
pasar yang kami ingin raih adalah dari masyarakat umum disekitar lokasi serta
keluarga dan teman – teman kampus.
Mengapa
kami mengambil tema dibidang makanan lebih khusus lagi makanan khas Makassar
karena pangsa pasar yang begitu kuat, dan jika di kelola dengan manajemen yang
baik akan menghasilkan usaha yang profit oriented.
Adapun
aneka makanan yang kami maksud adalah :
1. Coto
Makassar
2. Pallu
basa
3. Kondro
4. Sop
kikil
5. Ketupat
6. Nasi
putih
Formulasi Strategi / marketing plan
Tujuan
dari usaha ini adalah bagaimana mengoptimalkan sumber-sumber daya yang ada,
sehingga mampu memberikan sesuatu nilai tambah dari usaha ini. Dengan berbagai
kondisi di atas maka kami akan mengambil tindakan antisipasi berupa membuat
manajemen yang baik, karena sistem manajemen yang bekerja akan mampu meminimalisir segala
kekurangan yang akan kita dapatkan.
Tujuan
yang lain adalah menjadikan usaha ini berkembang hingga sebuah restauran yang
modern dan memiliki cabang di beberapa tempat. Dengan kerja keras bukan hal
yang mustahil tujuan itu kami bisa dapatkan 5-10 tahun yang akan datang.
Oleh
karena itu untuk mewujudkan impian tersebut, kami melakukan perencanaan
strategis yang akan kami gambarkan dengan ringkas sebagai berikut :
a. Dari
segi pemasaran kami menggunakan sistem Marketing
Mix yaitu : product (produk), price
(harga), promotion (promosi) dan place (tempat).
Dari
segi produk sangat tergantung pada
kualitas, kebersihan, cita rasa serta penyajiannya. Jika itu terpenuhi maka
akan menjadi kekuatan untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya.
Harga juga sangat
menentukan banyak tidaknya pelanggan, oleh karena itu kami akan memberikan
harga serendah mungkin sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Promosi
berkaitan dengan bagaimana upaya kami agar usaha ini banyak diketahui oleh
orang lain, maka kami akan melakukannya dengan cara selebaran, pamflet, kuisioner,
bahkan melalui media on-line seperti face-book dan lain sebagainya. Promosi
lewat mulut ke telinga juga terkadang sangat efektif dalam mendapatkan
pelanggan.
Tempat adalah
hal yang tidak bisa kita sepelekan, oleh karena itu kami akan mengambil lokasi
di kawasan perkuliahan yang kami jamin memberikan kenyaman, kesejukan dan
suasana yang berbeda dari yang lain.
b. Produksi
buat kami adalah kunci dari sebuah usaha, disini kami akan menawarkan sesuatu
yang berbeda, mulai dari produk, penyajian, kebersihan dan kecepatan pelayanan.
Analisis Pasar
Dalam
usaha ini kondisi pasar di sekitar lokasi sangat potensial, karena lokasi yang
sangat strategis berada di seputaran kampus dan kawasan padat penduduk membuat
kami yakin akan usaha kuliner tersebut.
Kami
akan berusaha memberikan harga yang serendah mungkin sehingga dapat dijangkau
oleh konsumen khususnya dari kalangan mahasiswa itu sendiri. Mulai dari harga Rp. 7.000 – Rp 10.000 tergantung dari
jenis makanan. Ditambah dengan cita rasa yang tinggi, pelayanan prima dan
tenaga professional yang membuat nilai tambah dari usaha ini.
Selanjutnya
kami akan menggambarkan analisa pasar dari usaha kami berdasarkan pendekatan
analisa SWOT, yaitu :
1. Strenght atau kekuatan
dari produk yaitu terletak pada cita rasa yang tinggi, harga yang bersaing,
kehegienisan dari produk, dan diolah oleh tenaga yang sangat professional.
Selain itu di sekitar lokasi usaha, belum ada yang menjual produk seperti itu,
sehingga mampu memberikan profit yang menjanjikan.
2. Weakness atau kelemahan
dari usaha ini dari segi ketersediaan bahan baku yang terkadang sedikit
menghambat dari proses produksi. Oleh karena itu, kami akan mengupayakan untuk
membeli stock bahan baku secukupnya sehingga tidak mengalami kerugian yang
besar.
3. Oppourtunity atau peluang
dari usaha ini adalah kemampun kami dalam mengolah dan memproduksi produk, cita
rasa yang tinggi, dan lain sebagainya
sehingga kami merasa sangat rugi kalau tidak mengambil dan memanfaatkan peluang
usaha ini.
4. Threat atau ancaman
dari usaha ini adalah terkadang kita terlanjur mempersiapkan bahan baku untuk
produksi yang banyak tetapi pada hari itu target penjualan tidak tercapai.
Oleh karena itu manajemen
yang baik akan menjawab semua ancaman dan kekurangan ini, sebaliknya dengan
segala keunggulan dan kekuatan dari usaha ini akan menjadi motivasi tersendiri
bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen.
Financial
plan
Pembiayaan
akan kami gambarkan sebagai berikut :
1. Jumlah investasi awal yang dibutuhkan
a. Penyewaan
out-let/tahun : Rp
4.000.000,00
b. Biaya
operasional/peralatan : Rp
5.000.000,00
Sub
total A : Rp 9.000.000,00
2. Pengeluaran rutin per bulan
a. Gaji
tenaga terampil
Karyawan : Rp 700.000,00
b. Operasional
harian
Rp 300.000,- X 30 hari
: Rp 9.000.000,00
c. Biaya
lain-lain (promosi) : Rp 100.000,00
Sub Total B : Rp 9.800.000,00
Jadi
modal awal yang dibutuhkan adalah :
Total
investasi awal yang dibutuhkan : Rp 9.000.000,00
. Total
pengeluaran rutin per bulan : Rp 9.800.000,00 +
Total Anggaran yang
dibutuhkan : Rp
18.800.000,00
Latar Belakang Organisasi/ management operasional plan
Susunan
manajemen dari rencana usaha ini adalah :
Dalam
usaha ini resiko yang mungkin dapat terjadi hal-hal yang berkaitan dengan
analisa SWOT yang telah kami gambarkan. Dari segi ketersediaan produk (bahan
baku), target penjualan yang tidak tercapai sehingga menimbulkan kerugian,
biaya produksi yang tiba-tiba membengkak, serta tidak menutup kemungkinan
kerusakan pada peralatan operasional.
Untuk
itu kami akan mengupayakan untuk sedetail mungkin dalam menanggapi masalah
tersebut dengan lebih seksama lagi dalam membeli bahan baku/dasar agar tidak
melebihi kapasitas produksi, menghitung total biaya produksi dan pendapatan
agar kita dapat mengetahui untung ruginya, dan merawat sebaik mungkin peralatan
yang ada.
Jadwal kerja dari
usaha ini adalah mulai dari jam 08.00
pagi sampai 24.00 malam, bahkan bisa lebih dari waktu itu jika
ada acara atau event-event tertentu seperti moment piala dunia. Usaha ini terbuka untuk umum setiap harinya.






0 komentar:
Posting Komentar